Thursday, February 07, 2008

Sekali Lagi, Belajar Bermain

Beberapa hari belakangan ini, anak-anak sedang diserang demam kerja keras. Terutama di jam pelajaran matematika, saat mereka sedang belajar tentang pecahan. Setelah berjam-jam penuh permainan, kelas bisa jadi begitu sunyi dan sepi sampai saya takut melangkah. Dalam beberapa pertemuan terakhir, anak-anak akan meneriaki saya kalau saya bilang waktu mengerjakan lembar kerja sudah habis. "SEBENTAR BU, SEDIKIT LAGI!"

Ibu Guru Matematika hanya berbisik, "Sepertinya mereka menikmati, karena mereka sedang bisa mengerjakannya."

Beberapa pertemuan matematika terakhir ini membuat saya belajar, setidaknya menegaskan kembali apa yang harus saya pelajari, bahwa nature anak-anak adalah bermain. Ibu Guru Matematika adalah ibu guru matematika tersabar di dunia yang pernah saya temui. Tidak, bukan karena beliau tidak pernah marah, bahkan pada anak-anak yang lupa membawa pekerjaan rumahnya, tapi karena beliau selalu sabar menunggui anak-anak bermain sampai mereka mengerti bahkan saat kurikulum mengejar-ngejar seperti hantu disela-sela banyak akhir pekan yang panjang.

Ibu Guru Matematika akan memandang saya dengan cemas, mengeluhkan pendeknya waktu, tapi tetap membiarkan anak-anak bermain matematika. Beliau tak pernah terburu-buru mencari jalan tersingkat dengan menyuapi anak-anak. Dengan amat sabar selalu dibiarkannya anak-anak bermain sendiri untuk memahami konsep-konsep matematika.

Nature anak-anak adalah bermain. Jika kita mengambil waktu bermain mereka, maka kita mengambil kesempatan mereka untuk belajar. Tantangan bagi orang dewasa adalah, berhenti bersikap sok tahu dan menyuapi mereka tentang apa yang harus mereka pelajari. Mereka akan belajar, kalau kita biarkan mereka bermain.

5 comments:

Putri said...

Hoho.. Is that a compliment for my mom? Hihihi..

Apa kabar ibu Tia?? Long time no see hei? Hehehe..

cheers,
Putrik

Tia said...

Iya put, pujian dari dalam hati... hehehehe.

Apa kabar juga? lama gak pernah kelihatan dari jendela...

Putirenobaiak said...

rasanya saya pernah ninggalin jejak disini, kok gak ketemu yah, kalo gitu salam kenal lagi deh bu guru, tulisan asyik :)

Tia said...

hai mbak puti...

memang pernah kok saya baca komentar mbak, tapi di entry yang lain. :)

selamat membaca...

Anonymous said...

nice writing, bu...mengingatkan masa-masa ketika saya bermain bersama murid-murid saya dulu...salam kenal