Monday, January 08, 2007

Selamat Tahun Baru!

Liburan selesai hari ini.
Saat saya sampai sekolah, kelas sudah ramai. Semua sudah sibuk berteriak-teriak, "Selamat Tahun Baru, Bu Tia!"
Kulit-kulit mereka tambah cokelat.
Setelah saya perhatikan baik-baik, ... sepertinya mereka tambah tinggi.

Teman Baru

Kami mendapat dua teman baru, seorang di kelas 2 dan seorang lagi di kelas 4. Anak-anak senang bukan kepalang. Dua kelas itu berduyun-duyun menggiring teman baru mereka berkenalan dengan seisi sekolah. Saya tak tahu bagaimana dengan anak baru di kelas 4, tapi Gita, murid di kelas saya tampak gembira. Ia sudah menggandeng teman-temannya dan berlarian ke sana kemari.

Anak-anak lain memegang janjinya bahwa mereka akan membantu Gita menyesuaikan diri. Gita ngambek karena merasa tidak bisa menulis sambung. Setelah saya beri contoh, ternyata tulisan sambungnya bagus. Saya memujinya, lihat Gita, tulisanmu lebih bagus dari Bu Tia. Hanya perlu berlatih lebih berani, tidak perlu takut-takut.

Mey, dengan tulisan sambung sempurna, melongok pekerjaan Gita dan tersenyum. Tahu nggak, kamu bisa membeli buku latihan menulis sambung, lalu latihan di rumah. Beres, deh!


Semangat Baru

Anak-anak benar-benar masuk dengan semangat baru. Saya jadi ketularan.

Mereka menulis ulang dongeng yang saya ceritakan dengan sangat rinci, sekurang-kurangnya 1 halaman folio. Mereka bertanya tentang semua kata-kata baru yang mereka dengar dalam dongeng itu. Meringis, 'g'nya berapa bu? Di istana itu ada pelayan atau nelayan? Apakah aku harus menulis Raja dengan R besar? Nama temannya Raja Manus tadi siapa ya, aku lupa? Pandai Emas tadi artinya apa?

Mereka juga membuat gambar-gambar yang indah ketika saya minta mereka menggambar hal-hal sederhana yang membuat mereka merasa senang.

Sekar menggambar, "Saat memeluk ibuku, aku merasa senang."

Sargie menggambar, "Saat main di rumah Sekar, aku merasa senang."

Zaky dan Rai menggambar, "Melukis membuatku senang."

Mey menggambar, "Saya senang saat membuat hadiah sendiri untuk orang lain."

Gita dengan sukacita menggambar dirinya sedang menyanyi. Menyanyi membuatnya senang.

Saat punya teman baru aku senang.

Saat kembali ke sekolah, ternyata saya juga senang...

5 comments:

Putri said...

happy new year ibu tia..

selamat mengajar kembali..

Anonymous said...

saat membaca yang ini.. saya tersenyum-senyum... berarti... ternyata saya juga senang.. sekolah ternyata menyenangkan.. kenapa dulu SD saya ngga pernah merasa begini ya?? jadi iri.. hehe

Unknown said...

hi, salam kenal yah bu guru, boleh minta alamat email, aq sering butuh narasumber guru sd, mksh yah...

Chika

Anonymous said...

sedikit mengutip
"Setelah saya perhatikan baik-baik, ... sepertinya mereka tambah tinggi"

hihihi..
maaf. saya jadi ketawa. tiba2 langsung terpikir.. sepertinya tidak dengan buguru. :P maafff.....

Tia said...

KC : Selamat Tahun Baru juga... oh iya, belum ngucapin selamat Put... selamat kembali ke Indonesia.. :D

Carlo's Mum: He-eh, saya juga suka iri sama mereka.

Chika: Hai juga. Email aja ke lestia_pr@yahoo.com

Ahsan: Yah San, kalau gue tambah tinggi terus sampe umur segini... nanti nggak bisa masuk kelas dongs.