Friday, August 22, 2008

Perlu Diingatkan

Kepada siapa kau mempertanggungjawabkan pekerjaanmu?

Saya pernah berdebat keras tentang pertanyaan itu dengan Alexander The Great. Pasalnya saya marah melihatnya harus melakukan suatu pekerjaan besar tanpa dukungan yang memadai. Saya tidak bisa mengerti mengapa banyak malam harus dikorbankan tanpa tidur untuk urusan yang bahkan tidak dipedulikan si pemilik kerja. Gila, apa. Kayak nggak punya kerjaan aja. Dengan suara tak kalah keras dan ngototnya, ia bertanya, apakah saya akan diam saja kalau tanpa dukungan, saya harus bekerja untuk anak-anak? Murid-murid saya?

Pertanyaan itu membuat saya diam.

Ya, ada kalanya saya masih harus diingatkan kepada siapa saya mendedikasikan apa yang saya kerjakan. Bukan, bukan kepada pencapaian saya. Bukan rasa bangga dan berhasil saya. Bukan uang, dan bukan bos saya.

Berseratus, bertiga, sendirian, atau bahkan tanpa mata atau kaki, saya akan terus mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan.

Untuk anak-anak.

4 comments:

ARTIKEL PENDIDIKAN ISLAM said...

tulisan anda sangat menyentuh sekali. tetap menulis! saya juga menulis tentang pendidikan indonesia di blog saya. mohon dikunjungi dan dikomentari. terima kasih

Anonymous said...

makasih kunjungannya. bisa tukeran link?

Anonymous said...

Saya sepakat bu Tia.
Anak-anak saya suatu kali pernah tanya, 'Bu.. ibu.. bosnya ibu itu siapa sih? pak kepala sekolah apa pak ketua harian?'
Saya jawab: Bos ibu ya kamu.. Kalian semua anak-anak ibu..
Mereka ketawa aja katanya saya ini becanda terus..

Demi mereka melawan ketua yayasan pun rasanya saya bersedia..
(Sekarang sih masih idealis, gak tau ntar hehe..)

Anonymous said...

Salam kenal, Bu Tia

Secara tak sengaja menemukan blog ini, dan hampir membaca semua tulisan2 Ibu, kalau tidak ingat sekarang saya harus bergegas menulis bab2 thesis saya.
Cerita2 dari kelas Ibu terlalu memikat.
Selamat berkarya,