Tuesday, November 13, 2007

Meledak 2


Dengan jadwal buatan sendiri, tetap saja lho, tugas-tugas itu berceceran.

Saya mengajak anak-anak bicara dengan nada putus asa (bukan marah, tapi putus asa), kalian itu maunya apa sih. Diberi tenggat waktu, tidak selesai, disuruh membuat tenggat waktu sendiri, tetap tidak selesai juga.

Adam baru saja menghukum dirinya sendiri dengan berdiri di sudut kelas sepanjang istirahat.

Aduh, saya sudah tidak ingat ngomel apa lagi, tapi saya benar-benar hilang akal. Masa, ketika saya tanya, "Siapa yang sudah siap presentasi tentang pesawat sederhana?"

Bram menatap ragu kepada teman-temannya, "Kalau tidak salah sih, sudah."

Saya hanya bisa menghela nafas. Salah saya, lahir dengan kalender dan jam di dalam perut. Kalau jadwal terganggu sedikit saya langsung gatal-gatal.

Untungnya, hari ini anak-anak lumayan koperatif. Mereka sedang mengisi TTS tentang hukum dan undang-undang ketika Mini berseru, "Bu, gemes nggak sih kalau lihat ada orang nggak bisa padahal jawabannya jelas sekali. "

"Hoho, tebak apa yang Bu Tia rasakan sepanjang hari?"

Mini nyengir.


Ketika siang itu saya dan Bu Andin mengadakan briefing tentang pertunjukan sekolah, Riri yang akan memerankan Annie bertanya penuh semangat, "Asyik nggak sih Bu, jadi guru?"

Saya dan Bu Andin terdiam dan saling pandang.

Lalu menghela nafas (lagi, dan lebih panjang dari sebelumnya).

No comments: